Sabtu, 30 April 2016
Indonesia (Bahasa Indonesia)English (United Kingdom)
Berita
Operasi perbatasan INTERPOL di Asia Tenggara dengan target pelaku teror
Kamis, 28 April 2016 13:42    PDF Print E-mail

alt

Meningkatkan penanggulangan terorisme dan kerjasama penegakan hukum menjadi fokus dari operasi perbatasan yang difasilitasi INTERPOL dengan sasaran para buronan internasional yang sedang melakukan perjalanan melintasi negara-negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Selama Operasi Sunbird II (28 Maret - 8 April), instansi penegak hukum terkait seperti kepolisian, imigrasi dan otoritas maritim di 10 negara anggota ASEAN melakukan identifikasi para pelaku teror dan kriminal lain, dengan melakukan pengecekan paspor di 30 pos-pos perbatsan darat, laut dan udara melalui database INTERPOL.

Sekitar lima juta pencarian dilakukan selama operasi, dimana berhasil dilakukan tujuh penangkapan dan hampir 100 'hits' - termasuk disitanya 71 paspor yang digunakan secara ilegal dari paspor yang dinyatakan hilang pada database stolen and lost travel document (SLTD) INTERPOL.

Tujuh orang DPO internasional dan dua orang yang ditargetkan oleh sanksi Dewan Keamanan PBB serta menjadi subjek INTERPOL-UN Special Notice juga terdeteksi di kawasan ini.

Sebagai bagian dari program Capacity Building and Training (CBT) INTERPOL yang didanai oleh Pemerintah Kanada, operasi ini dikoordinasikan dari INTERPOL Global Complex for Innovation (IGCI) di Singapura di bawah naungan Integrated Border Management Task Force (IBMTF) INTERPOL bekerjasama dengan negara-negara ASEAN dan ASEANAPOL.

Operasi ini didukung dengan berbagai kemampuan kepolisian global INTERPOL, diantaranya manajemen data Kepolisian, forensik, analisis kriminal, investigasi buronan, pusat komando dan koordinasi, serta pengembangan kapasitas dan pelatihan.

Unit Counter-Terrorism menyediakan bantuan informasi dan menindaklanjuti dugaan adanya perjalanan Foreign Terrorist Fighters di dalam maupun luar kawasan Asia Tenggara menuju kawasan konflik.

“Beberapa tahun terakhir telah menjadi tonggak penting dalam hubungan INTERPOL dan ASEANAPOL, terutama dalam kerjasama pengembangan kapasitas dan pelatihan serta operasi lintas-batas bersama dalam menangani kejahatan transnasional, "kata Ferdinand Bartolome, Director of Police Services ASEANAPOL. "Perkembangan ini menggarisbawahi kemitraan abadi antara kedua organisasi, bekerjasama menuju tujuan bersama untuk menjamin perdamaian dan kemakmuran bagi semua .”

Michael O’Connell, Director of Operational Support and Analysis INTERPOL, mengatakan: "Operasi Sunbird II menekankan bagaimana keamanan internal dan internasional tergantung pada penguatan pos-pos perbatasan untuk mencegah individu yang berbahaya bepergian. Dalam hal ini menunjukan pentingnya untuk memupuk kerjasama antar instansi, antara semua lembaga penegak hukum terkait, untuk terlibat dalam keamanan perbatasan di darat dan di laut, di seluruh wilayah.”

“Operasi gabungan beberapa proyek Counter-Terrorism INTERPOL, termasuk salah satu yang menargetkan Sanksi PBB, berusaha untuk memaksimalkan penggunaan kemampuan kepolisian INTERPOL untuk kerjasama antar lembaga dan regional, "kata Kiho Cha, Senior Political Affairs Officer with the UN Security Council Subsidiary Organs Branch.

“Kerjasama antara INTERPOL dan PBB telah membuktikan efisiensi dan nilai tambah demi perdamaian dan keamanan global. Masa depan dan kelangsungannya memerlukan partisipasi aktif dari negara-negara anggota dan pertukaran informasi antara NCB INTERPOL dengan Komisi Khusus PBB terkait, "tambah Mr Cha.

Dengan operasi yang merepresentasikan kulminasi dari keahlian dan pengetahuan yang dikembangkan selama rangkaian aktivitas peningkatan kapasitas bagi penegakan hukum di wilayah tersebut sejak Mei 2015, Direktur CBT INTERPOL, Julia Viedma, mengatakan: "Dengan menyatukan para pelaku di seluruh komunitas penegakan hukum termasuk pengambil keputusan, peneliti, ahli forensik, petugas imigrasi serta NCB, maka operasi Sunbird II menunjukkan nilai operasional yang nyata dari peningkatan kapasitas dan pelatihan untuk membuat perubahan praktis di lapangan.

Sejak 2013, ASEAN Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) telah secara konsisten mendukung INTERPOL dalam penyampaian program pengembangan kapasitas di Asia Tenggara.

“Melalui kelanjutan dari kemitraan kami akan memungkinkan untuk melakukan inisiatif bersama baru dalam memerangi terorisme, cybercrime, pembajakan dan jenis-jenis kejahatan terorganisir lain yang terjadi di kawasan ini, "kata Sieng Lapresse, Penasehat Pemerintah, Kementerian Dalam Negeri Kamboja dan Ketua SOMTC saat ini.

Lembaga mitra terdiri dari: NCB INTERPOL dari negara ASEAN, lembaga penegak hukum di negara ASEAN member yang meliputi: imigrasi, kepolisian, otoritas maritim, ASEANAPOL dan Royal Canadian Mounted Police (RCMP).

10 negara ASEAN adalah: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philippines, Singapore, Thailand dan Vietnam.

(Sumber: INTERPOL)

 
Polri tingkatkan peran dalam Forum Regional dengan mengangkat Brigjen Pol Yohanes Agus Mulyono sebagai Executive Director Sekretariat Aseanapol
Jumat, 15 Januari 2016 15:53    PDF Print E-mail

alt

Dalam rangka meningkatkan peran Polri dalam kerja sama internasional maupun regional, khususnya Aseanapol yaitu suatu wadah kerja sama kepolisian negara-negara ASEAN, Polri telah menunjuk Brigjen Pol Yohanes Agus Mulyono untuk menjadi Executive Director Sekretariat ASEANAPOL untuk periode 2016-2017.

Pelantikan dan serah terima jabatan Brigjen Agus dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2016 di Kuala Lumpur, Malaysia, yang dihadiri oleh Kapolri, Jenderal Pol Badrodin Haiti.

Pejabat sebelumnya yaitu SAC Pg. Dato Paduka Hj. Abdul Wahab B. Pg Hj. Omar dari Brunei Darussalam, telah menjabat selama 2 tahun dari tahun 2014-2015. Pejabat Executive Director yang pertama kali adalah ACP Mohd Nadzri bin Zainal Abidin dari Malaysia untuk periode 2010-2011 dan Letjen Sar Molin dari Kamboja untuk periode 2012-2013. Dengan demikian Brigjen Agus merupakan pejabat Executive Director yang keempat sejak pendirian Sekretariat Aseanapol tahun 2010.

Pada kesempatan serah terima jabatan Executive Director ini, juga dilaksanakan serahterima Director Police Service dari ACP Mohamad Anil Shah Bin Abdullah dari Kepolisian Malaysia yang sudah habis masa jabatannya (2014-2015) kepada Senior Superintendent Ferdinand Realtor Piedad Bartolome, dari Kepolisian Philipina (2016-2017).

Forum ASEANAPOL sudah berdiri sejak tahun 1981 atas prakarsa dari para Kepolisian 5 (lima) negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand. Sampai dengan tahun 2000 dengan masuknya Myanmar menjadi anggota, maka Aseanapol telah mempunyai 10 negara anggota sebagaimana keanggotaan dalam forum ASEAN. Sejak pembentukannya sampai tahun 2009, forum ini belum mempunyai organisasi kelembagaan/ kesekretariatan yang mengelola segala aktivitas administrasi forum ini.

Ide pembentukan Sekretariat Aseanapol baru tercetus pada Konferensi Aseanapol ke 25 tahun 2005 di Bali. Melalui berbagai pembahasan akhirnya organisasi Aseanapol terbentuk sebagai organisasi regional dengan berdirinya Sekretariat Aseanapol yang mulai beroperasi pada tanggal 1 Januari 2010. Organisasi ini dikelola oleh seorang Executive Director yang dibantu oleh 2 direktur yaitu Direktur Police Services dan Direktur Program dan Perencanaan.

alt

alt

 
NCB INTERPOL Indonesia Perluas Kerja Sama Dengan Ditjen Bea Cukai Dalam Rangka Penanggulangan Kejahatan Transnasional
Kamis, 17 Desember 2015 12:37    PDF Print E-mail

alt

Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam era global, dimana dunia seolah-olah tanpa batas (borderless world), kejahatan transnasional dirasakan terus semakin meningkat dalam berbagai aspek. Tak terkecuali dengan perdagangan internasional yang semakin meningkat, dimana lalu lintas barang yang memasuki dan keluar dari yurisdiksi suatu negara juga semakin meningkat menjadi peluang dan potensi yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan dalam melakukan aktifitasnya seperti penyelundupan, membawa barang-barang yang dilarang atau dibatasi maupun barang-barang ilegal dan barang-barang berbahaya.

Menghadapi tantangan tersebut, maka Polri sebagai pelaksana NCB INTERPOL Indonesia menggandeng dan meningkatkan kerja sama dengan Ditjen Bea dan Cukai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Kementerian Keuangan tentang pemanfaatan jaringan Interpol I-24/7 guna pengawasan lalu lintas barang dalam rangka penanggulangan kejahatan transnasional, yang dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2015 oleh Kadivhubinter Polri Irjen Pol Drs. Ketut Untung Yoga, mewakili Kapolri dan Dirjen Bea dan Cukai, Bapak Heru Pambudi.

Peningkatan kerja sama dengan memanfaatkan jaringan Interpol I-24/7 ini merupakan salah satu strategi INTERPOL dalam percepatan pertukaran informasi antar negara anggota INTERPOL serta kerja sama penegakan hukum dalam penanggulangan kejahatan transnasional. Dengan semakin meningkatnya perkembangan kejahatan transnasional, tidak dapat dipungkiri bahwa tidak ada satu pun negara di dunia ini yang dapat menanggulangi sendiri namun memerlukan penanganan bersama melalui kerja sama intensif yang melibatkan beberapa negara.

Dengan semboyan “connecting police for a safer world” organisasi ICPO-INTERPOL yang dibentuk tahun 1914 dan merupakan organisasi kedua terbesar di dunia dengan 190 negara anggota setelah organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang beranggotakan 193 negara, terus meningkatkan upayanya menciptakan dunia yang lebih aman, dengan menyediakan dan meluncurkan berbagai peralatan, inisiatif, proyek-proyek dan operasi bersama serta pengembangan kapasitas para penyidik dan penegak hukum di seluruh dunia.

Jaringan Interpol I-24/7 bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antar negara anggota melalui “sharing and exhange information”, yang secara fundamental telah merubah paradigma para penegak hukum di dunia dalam melakukan kerja sama, karena para penegak hukum dapat menganalisa hubungan antar data dan informasi, sehingga dapat memfasilitasi penyelidikan dan membantu dalam memecahkan masalah kejahatan secara global. (DHI)

alt

alt

alt

alt

alt

 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 70