Friday, 26 December 2014
Indonesia (Bahasa Indonesia)English (United Kingdom)
Perlindungan Terhadap 41 WNI Korban Boat Terbalik Di Teluk Ramunia, Johor, Malaysia
Wednesday, 16 January 2013 12:08    PDF Print E-mail
There are no translations available.


FADINA, 1 thn (anak depan) dan SILVIA, 2 thn (anak belakang),
berikut 4 wanita dewasa korban selamat boat terbalik,
didampingi LO Polri KJRI Johor Bahru

LO Polri Johor Bahru telah melakukan upaya perlindungan dan bantuan hukum terhadap 41 WNI korban boat terbalik di Teluk Ramunia, Perairan Johor-Malaysia.

Faktanya, pada tanggal 14 Januari 2013, sekitar jam 03.00 WS, sejumlah 47 WNI berada di tepian Sungai Rengit, Penggerang, Johor-Malaysia hendak pulang ke Indonesia melalui jalur illegal tanpa dilengkapi dokumen passport menuju Batam, Riau.  Setelah boat tiba dari arah Batam, sejumlah 47 WNI segera menaiki boat termaksud.  Namun karena terlalu berat beban dalam boat untuk melanjutkan perjalanan air, maka 6 WNI diminta turun ke pantai oleh tekong (pengemudi) boat.

Sejumlah 41 WNI sebagai penumpang boat dan 3 orang tekong (1 pengemudi dan 2 pembantu) melaju dari Sungai Rengit menuju perairan Batam.  Setelah perjalanan baru berjalan 10 menit berada di Teluk Ramunia, Johor-Malaysia, boat mengalami hantaman ombak yang mengakibatkan terbalik berikut seluruh penumpang.  Atas kejadian tersebut, 3 tekong melarikan diri menuju pantai yang berjarak + 1 km dari tempat kejadian perkara (TKP) dengan cara berenang berpegangan jurigen.  Sedangkan 41 WNI saling melakukan pertolongan untuk menyelamatkan diri dengan berpegangan boat selama + 3 jam terapung di atas laut.


Diantara 35 WNI laki-laki korban selamat boat terbalik,
didampingi LO Polri KJRI Johor Bahru

Sekitar jam 06.00 WS, petugas patroli dari Maritim Johor dan Polis Marin Johor telah menyelamatkan 41 WNI yang terapung di atas boat terbalik. Pada tanggal 14 Januari 2013, LO Polri Johor Bahru melakukan upaya perlindungan dan bantuan hukum bagi 41 WNI tersebut, melalui :

a. Mendatangi 41 korban yang saat ini berada di kantor Maritim Daerah Tanjung Sedili, Johor dan dipastikan semuanya dalam keadaan sehat. Dari 41 WNI, terdapat 4 wanita dewasa (2 diantaranya sedang mengandung 8 bln dan 3 bln) serta terdapat 2 anak-anak perempuan berumur 1 thn dan 2 thn.  Sedangkan 35 orang lainnya merupakan laki-laki dewasa.

b.     Meminta kepada penyidik Maritim Tanjung Sedili, Johor untuk memeriksakan kandungan 2 wanita hamil, hasil analisa dokter bahwa kedua janin berikut ibunya dalam kondisi sehat. Disepakati pula bahwa atas alasan kemanusiaan, 4 wanita dewasa dan 2 anak-anak segera dilakukan pemulangan ke Indonesia. Sementara 35 WNI laki-laki segera diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

c. Menerbitkan surat pengesahan terhadap 41 kewarganegaraan Indonesia guna proses penyidikan lebih lanjut.

Sejumlah 41 WNI mengambil keputusan pulang ke Indonesia melalui jalur illegal karena telah ditipu oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab dengan biaya antara RM 500 s/d RM 1.000, yang telah menjanjikan keamanan dan keselamatan.